Menikmati Keindahan Biota Laut dan Snorkeling di Pantai Pasir Putih Pangandaran

Keberadaan bangkai kapal Viking Logos di kawasan pantai pasir putih Pangandaran Jawa Barat berawal dari program Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang sengaja meledakkan kapal-kapal illegal yang masuk ke perairan Indonesia. Salah satunya bisa Anda lihat di Pasir Putih ini.

Bangkai kapal yang sudah ada sejak maret 2016 ini direncanakan akan menjadi monument illegal fishing. Kedepan bangkai kapal ini akan menjadi sarana edukasi bagi para pelajar maupun wisatawan lainnya. Sebelum hal itu terwujud, Anda bisa berfoto sepuasnya dengan latar belakang kapal Viking tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, saat pulang kampung ke Pangandaran, beberapa waktu lalu, mengatakan, Kapal MV Viking Lagos nantinya akan dijadikan monument illegal fishing. Menurutnya, nanti semua orang bisa menaiki dan masuk ke dalam bangkai kapal tersebut.

“Saat ini wisatawan hanya bisa foto-foto saja di bawah. Namun, setelah nanti kapal ini jadi monumen, siapapun bisa masuk ke dalam. Insyaallah, nanti orang akan senang masuk ke kapal ini, karena mendapat banyak cerita di sini,” kata Susi, seperti dikutip salah satu media online lokal harapanrakyat.com

Susi berharap masyarakat khususnya generasi muda, akan paham bahwa kejahatan illegal fishing membahayakan jumlah populasi ikan laut di Indonesia. Dia pun menyebut bahwa pembangunan monument tersebut akan dimulai pada tahun 2019 ini.

Nah, itulah cerita dan keunikan Pantai Pasir Putih Pangandaran yang tidak boleh Anda lewatkan. Selain bisa puas-puas berenang dan snorkeling, Anda juga akan disuguhi perjalanan menantang di atas perahu. Lalu Anda pun bisa mengambil foto sepuasnya dengan latar belakang bangkai kapal Viking Logos yang ada di kawasan pasir putih tersebut.

Perjalanan Menuju Pasir Putih dengan Perahu Pesiar

Sudah dijelaskan sebelumnya, jika untuk menuju lokasi Anda harus menaiki perahu pesiar terlebih dahulu. Perahu pesiar ini akan berangkat dari Pantai Barat Pangandaran. Untuk menaiki perahu pesiar ini Anda cukup merogoh kocek Rp. 30.000 sampai Rp. 50.000.

Uniknya, selain menyediakan jasa angkut menuju Pasir Putih, perahu pesiar juga menyediakan jasa angkut ke beberapa titik destinasi wisata lainnya seputar kawasan Cagar Alam Pangandaran.

Misalnya tempat pemancingan, batu kelamin, penangkaran penyu, sarang wallet, batu misteri orang duduk yang hanya bisa dilihat dari samping kiri dan kanan, serta batu kodok. Sekalian ke Pasir Putih, sebaiknya tempat-tempat unik tersebut tidak Anda lewatkan.

Jangan heran jika perjalanan ke sejumlah titik kawasan wisata tersebut sedikit menantang. Pasalnya, selama Anda naik perahu di perjalanan dalam waktu 30 menit, Anda bisa merasakan naik turunnya gelombang.

Hal ini sama halnya seperti Anda melakukan perjalanan darat. Jika di darat ada jalan tanjakan dan jalan turunan, maka di laut juga ada gelombang naik dan turun. Misalnya, jika Anda berangkat dari Pantai Barat menuju sarang wallet, perjalanan yang Anda tempuh melewati gelombang naik. Sementara kalau pulang Anda layaknya menuruni gelombang.

Jika sudah puas mengunjungi beberapa kawasan wisata tersebut, perahu akan mengantarkan Anda ke Pantai Pasir Putih Pangandaran. Perahu tidak akan lama-lama berada di Pasir Putih ini dan akan langsung kembali ke Pantai Barat. Hal ini karena adanya larangan perahu yang tidak boleh bersandar di Pantai Pasir Putih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *